Senin, 10 Juni 2013

Museum Sultan mahmud Badaruddin II

Kiya-Kiya ke kota Palembang, cobalah untuk meluangkan waktu berkunjung ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II yang berada di pusat kota. Bangunan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II dari luar tampak megah berada di kawasan Benteng Kuto Besak yang persis di tepi Sungai Musi. Corak arsitekturnya masih bergaya tempo dulu dengan sentuhan dari kayu dan batu.
Beragam koleksi yang menjadi sejarah Palembang berada di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Mulai dari koleksi perlengkapan senjata, uang lama, makanan khas, sampai adat istiadat pernikahan orang Palembang akan dengan mudah kita jumpai. Bisa dikatakan museum ini menjadi potret masa lalu kota Palembang tempo dulu.
Tersedia informasi yang membantu kita untuk mengetahui kisah dari koleksi yang sedang dilihat. Diperlihatkan juga kamar pengantin adat Palembang sampai perlengkapan sunatan anak. Adat istiadat ini masih sering dijalankan oleh orang Palembang keturunan.
smb08
smb04
smb09
Anda wisatawan luar penasaran dengan wujud kain songket khas Palembang pun ada di museum ini. Kain “songket” menjadi simbol kebanggaan wongkito (sebutan untuk orang Palembang). Tak jarang motif songket sering ditemuin di dalam branding suatu produk dan umumnya dijadikan cinderamata. Ingin lebih mengenal kain songket, bisa langsung ke kampung yang mayoritas warganya memiliki profesi sebagai penenun songket. Kampung itu terletak di kawasan Tangga Buntung.
smb07
Berkunjung ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II ini mengajak pengunjung untuk lebih mengenal budaya dan adat dari kota Palembang. Semakin banyak keragaman dan pengetahuan baru. Apalagi masih terdapat bangunan asli Palembang. Corak rumah panggung yang lantai rumahnya beralaskan papan. Selain itu dengan jendela dan pintu yang tinggi yang diukir dengan motif buatan orang Palembang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar