Beragam koleksi yang menjadi sejarah
Palembang berada di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Mulai dari
koleksi perlengkapan senjata, uang lama, makanan khas, sampai adat
istiadat pernikahan orang Palembang akan dengan mudah kita jumpai. Bisa
dikatakan museum ini menjadi potret masa lalu kota Palembang tempo dulu.
Tersedia informasi yang membantu kita
untuk mengetahui kisah dari koleksi yang sedang dilihat. Diperlihatkan
juga kamar pengantin adat Palembang sampai perlengkapan sunatan anak.
Adat istiadat ini masih sering dijalankan oleh orang Palembang
keturunan.
Anda wisatawan luar penasaran dengan
wujud kain songket khas Palembang pun ada di museum ini. Kain “songket”
menjadi simbol kebanggaan wongkito (sebutan untuk orang
Palembang). Tak jarang motif songket sering ditemuin di dalam branding
suatu produk dan umumnya dijadikan cinderamata. Ingin lebih mengenal
kain songket, bisa langsung ke kampung yang mayoritas warganya memiliki
profesi sebagai penenun songket. Kampung itu terletak di kawasan Tangga
Buntung.
Berkunjung ke Museum
Sultan Mahmud Badaruddin II ini mengajak pengunjung untuk lebih mengenal
budaya dan adat dari kota Palembang. Semakin banyak keragaman dan
pengetahuan baru. Apalagi masih terdapat bangunan asli Palembang. Corak
rumah panggung yang lantai rumahnya beralaskan papan. Selain itu dengan
jendela dan pintu yang tinggi yang diukir dengan motif buatan orang
Palembang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar